Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Google Chrome Ubuntu

Siang ini iseng2 nyari kabar tentang keberadaan Google Chrome di linux, ternyata sampe saat ini belum juga ada kabar kemunculan browser ini di linux. Setelah masuk ke situs google chrome, ga nemu juga link untuk download google chrome linux.

Namun setelah browsing2 akhirnya masuk ke situs dev chromium. di situs ini dapat ditemukan google chromium yang sedang dalam tahap development. Bagi yang ingin sekedar mencoba google chromium di linux bisa juga mendownload disana. Namun perlu diingat bahwa ini masih unstable version, jadi sebaiknya jangan digunakan untuk pekerjaan sehari-hari.
Sedikit review, paket .deb google chromium ini bisa diinstall dengan baik di Ubuntu 9.04. Saat ini masih mengeksplore bug2 yang ada.

Secara tampilan asyik juga nih, keliatan menyatu dengan Ubuntu Netbook Remix !!!

Pretensi Tahun 2009

Mencoba membuat daftar keinginan untuk dapat diwujudkan tahun ini :

  • Mengganti Notebook dengan sebuah Netbook ditambah PC
Sejak munculnya Asus Eeepc tahun lalu, keinginan untuk mengganti Notebook dengan sebuah Netbook tiba-tiba muncul. Tergiur dengan ukurannya yang kecil dan ringan dengan tidak mengurangi performa dan kenyamanan dalam menggunakan komputer.
2 bulan yang lalu keinginanku untuk mengganti Notebook dengan sebuah Netbook akhirnya terwujud. Notebook Axioo VL akhirnya tergantikan oleh Netbook Axioo pico, yang akhirnya juga menggantikan ubuntu 9.04 dengan UNR 9.04 (Ubuntu Netbook Remix).
Reviewku tentang Axioo pico ini ternyata cukup nyaman juga dipake dengan linux khususnya Ubuntu Netbook Remix, dimana semua hardwarenya jalan dengan mulus.
Beberapa bulan kedepan ingin menyiapkan PC rakitan untuk dipake di rumah. Rencananya biar bisa dipake oleh istri. *saat ini masih calon*
  • Menikah
Untuk hal yang satu ini ternyata cukup ribet juga mempersiapkannya. Mulai dari memilih calon ternyata ga gampang memilih calon yang sesuai dengan keinginan. Alhamdulillah untuk pemilihan calon ini sudah menemukan calon yang menurutku inilah yang terbaik. InsyaAllah akhir tahun ini bisa terlaksana keinginanku untuk segera menikah.
  • Memiliki Usaha di Kudus
Selama ini kerjaanku hanya berada di Semarang sehingga harus bolak-balik ke Kudus. Keinginan tahun ini bisa mendirikan usaha di Kudus dan mengurangi intensitas di Semarang, khususnya setelah menikah nanti.

Untuk saat ini hanya ini keinginan besar yang ingin aku wujudkan tahun ini. Semoga bisa terwujud dengan baik.
Amin!

fiuh......ternyata dah lama banget aku ga ngeblog. *keasikan nulis di plurk mungkin* daripada bengong akhirnya kuputuskan untuk menulis lagi di blog.

Beberapa waktu yang lalu aku sempat dibuat terpesona dengan feature Network Manager yang ada di Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex. Waktu itu aku coba menancapkan hpku dan langsung dikenali dengan baik oleh Ubuntu, langkah selanjutnya tinggal mengikuti perintah yang ada *tinggal next dan next* dan ...... yiha!!!! akhirnya ubuntuku dah bisa dibuat koneksi internet lewat hp.

Belum habis kekagumanku dengan feature Network Managernya Ubuntu, kemarin aku dibuat terkaget-kaget lagi dengan feature yang ada di HP Sony Ericsson ku. Sebelumnya memang tidak pernah memperhatikan feature yang satu ini. Feature di HP Sony Ericsson yang aku maksud adalah feature "Internet USB". Awalnya iseng-iseng membuka semua menu yang ada di HP, dan penasaran dengan menu yang bertuliskan "Internet USB". ga tau juga sih menu ini sebenarnya untuk apa, karena dalam pikiranku waktu itu ga mungkin lah menancapkan HP ke komputer bisa langsung konek Internet tanpa seting apa2 di komputernya. Dengan masih penasaran dengan menu tersebut, aku coba mengaktifkan. *agak bingung juga karena memang tidak berpengaruh apa2* :D akhirnya masih coba2 iseng aku ambil kabel data dan coba menancapkan HP ke komputer. awalnya muncul tulisan "found hardware" trus diminta "configure" namun belum sempet aku otak atik, eh ternyata terlihat icon network yang muter-muter *tanda sedang mencari jaringan* dan akhirnya terlihat icon "connected" (woot) *disini aku benar-benar kaget* karena belum sempat aku apa-apakan ubuntu ku dah bisa mendeteksi jaringan yang ada di HP dan memanfaatkan koneksi yang telah diseting di HP untuk bisa langsung terhubung dengan internet.

Kesimpulanku sekarang Ubuntu dan Sony Ericsson memang pasangan serasi dan bisa memanjakan penggunanya.

Kudus di pagi hari


Dah lama ternyata ga pernah jalan-jalan di kota kudus, terutama pada pagi hari. Hari ini masih sama rasanya dengan beberapa tahun yang lalu waktu bersepeda pagi bersama teman.

Downloading Zimbra Desktop

Beberapa hari ini aku cukup dipusingkan dengan urusan upgrade2 Ubuntu di Exsanet Banyumanik yang kurang berjalan lancar karena masalah kompatibilitas beberapa hardware di beberapa komputer, ditambah pembuatan squid di Warnet Bangsri yang belum selesai sampai saat ini. Meskipun belum sepenuhnya kerjaan selesai, namun malam ini akhirnya memutuskan untuk break dulu dan mencoba mencari aktifitas yang ringan2 aja. Sepertinya kepala dan badan dah cukup overload karena beberapa hari begadang di warnet dan bolak-balik Semarang - Jepara.

Setelah sempat browsing-browsing dan membaca beberapa artikel, akhirnya tertarik juga untuk mencoba aplikasi mail Zimbra Desktop. Menurut beberapa review mengenai mail desktop buatan Yahoo ini mempunyai banyak kelebihan dibanding mail desktop lainnya. Meskipun Zimbra Desktop ini free, namun feature yang ditawarkan cukup bagus dan disebut-sebut sebagai pengganti Outlook. Sebagai email client, zimbra dapat memasukkan beberapa akun sekaligus, pola inbox yang dapat memperlihatkan tampilan layaknya sebuah percakapan serta feature2 tambahan lainnya seperti Calendar, Document Editor, Task List dan Briefcase.

Semoga setelah terinstall nanti akan terbukti review2 yang ada tersebut. **saat ini lagi proses downloading**

Jakarta - Sebenarnya yang tertulis untuk melakukan penandatanganan ini adalah Mas Ainul atas nama Exsanet, namun karena yang bersangkutan sedang berhalangan maka diwakilkan kepada saya. Kerjasama ini bertujuan untuk meyediakan Tempat Pembayaran (Payment Point) di warnet. Payment Point ini bisa digunakan untuk membayar biller dari produk2 telkom (telepon PSTN, Flexi post paid, Speedy, dan telkomsel). Teknis operasionalnya adalah dengan menyediakan EDC (Electronic Data Capture) dari Finnet yang akan terhubung langsung ke server finnet dan telkom serta langsung melakukan transfer dari Bank yang telah ditunjuk (saat ini adalah Bank yang masuk dalam jaringan Alto). EDC sendiri, selama ini dikenal sebagai teknologi penunjang transaksi dengan kartu debet, yang merupakan layanan bagi nasabah bank. Saat bertransaksi menggunakan metode ini, sejumlah dana secara otomatis akan dikurangkan dari tabungan sesuai nominal yang dibelanjakan. Caranya pun praktis, tinggal gesek kartu ATM pada mesin EDC.

Menurut jadwal, penandatanganan MoU dilaksanakan pada jam 09.00 wib di Hotel Bumi Karsa Ruang 305 Komplek Gedung Bidakara Jakarta. Namun akhirnya penandatangan mundur sampe pukul 14.00 wib karena adanya perubahan jadwal dengan adanya penjelasan dan pelatihan penggunaan EDC terlebih dahulu.

Dengan adanya penandatanganan ini maka akan ada jenis layanan baru di Exsanet yaitu sebagai tempat pembayaran biller dari produk-produk telkom yaitu : Telepon PSTN, Flexi post paid, Speedy.

Sejak diluncurkannya Laptop Asus EEEPC, sekarang muncul istilah baru yaitu UMPC (Ultra Mobile Personal Computer). Istilah ini muncul karena desain laptop ini lebih ringan, kecil dan mengedepankan kebutuhan mobile. Berbeda dengan desain laptop konvensional, feature-feature yang dirasa kurang diperlukan untuk aktifitas mobile dihilangkan pada UMPC ini seperti CDROM yang hanya menambah berat dan memperbesar Laptop. UMPC mempunyai kehandalan dan kompatibilitas layaknya sebuah Personal Computer dan mempunyai kepraktisan sebuah Mobile Device. Bisa dibilang UMPC ini berada di tengah-tengah antara Tablet PC dan Notebook (Laptop), UMPC mengakomodir kenyamanan kerja sebuah laptop dan kepraktisan sebuah Tablet PC.

Secara umum UMPC mempunyai karakteristik sebagai berikut,

  • Lebih ringan jika dibandingkan laptop konvensional (biasanya tidak lebih dari 1 kg)
  • Storage data yang relatif lebih kecil dari laptop konvensional
  • Kemudahan transfer data dan koneksi dengan devices lain
  • Ukuran layar yang cukup nyaman untuk kerja namun mudah untuk dibawa, biasanya seukuran buku (7"-10")
  • Harga yang lebih murah dari laptop konvensional
Sebelum munculnya laptop Asus EEEPC sebetulnya sudah pernah ada proyek laptop murah yang dikenal dengan nama Negroponte. Namun proyek Negroponte ini tidak bertujuan untuk dijual secara komersil, melainkan sengaja ditujukan untuk anak-anak di daerah miskin dan tertinggal. Proyek untuk anak-anak di daerah tertinggal ini dikenal dengan nama OLPC (One Laptop per Child). Namun munculnya laptop Negroponte ini lebih bertujuan untuk memperkenalkan anak-anak di desa tertinggal dengan Komputer. Sehingga feature-feature yang ada di laptop tersebut tidak mencukupi untuk kebutuhan sebuah mobile computer.

Setelah kesuksesan Asus dalam peluncuran EEEPC, produsen komputer ternama di Korea segera mengikuti langkah yang sama dengan meluncurkan sebuah UMPC yang diberi nama Noahpad. Noahpad ini diklaim mempunyai feature-feature baru dan unik yang lebih memudahkan untuk aktifitas mobile. feature-feature baru di Noahpad ini misalnya layar yang bisa diputar sampai 360 derajat, touchpad lebih besar yang digabung dengan keyboard, dan semi transparent keyboard yang berguna ketika layar diputar dalam posisi 360 derajat. Persaingan di kategori UMPC ini pastinya akan semakin ketat dengan besarnya segmen pasar yang dituju untuk kategori ini. Kategori ini selain membidik konsumen yang belum memiliki laptop, juga membidik konsumen yang sudah memiliki laptop untuk dipakai sebagai secondary computer. Dengan harga yang lebih murah dibanding laptop konvensional, maka range pasarnya juga lebih besar dibanding laptop.

Kalau saya punya Eee PC

"Tepat di hari Ulang Tahun", itu yang pertama kali terlintas ketika membaca artikel Eee PC Blog Competition dan Launching Eee PC. Sebelum berpikiran apa yang akan aku lakukan jika aku mempunyai Eee PC, ambisi pertama adalah bagaimana bisa memperoleh Eee PC pas di acara peluncuran nanti. Pastinya ini akan jadi ulang tahun yang lebih berkesan, apalagi jika dapat memenangkan Eee PC Blog Competition dan membawa pulang sebuah Eee PC gratis. tentunya hal ini akan jadi hadiah ulang tahun termewah yang pernah aku dapat (sebelumnya paling bagus cuma baju :D).
Kembali ke topik, kalau saya punya Eee PC hal pertama yang aku lakukan seperti halnya yang dilakukan pertama oleh priyadi dalam tulisannya yaitu mengganti sistem operasi Xandros dengan Ubuntu. Eee PC ini akan jadi teman setiaku kemanapun aku pergi, menggantikan Axioo ku yang sampai sekarang masih opname di Service Center (dah satu bulan lebih oy). mungkin nantinya Axioo ku hanya akan menemaniku di rumah saja atau dipindah tangankan saja ke adik, apalagi setelah opname kondisinya pasti sudah tidak fit lagi. Eee PC akan sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan mobile. Dengan berbekal sebuah Eee PC dan sebuah data card, akan menjadi perpaduan yang serasi untuk dapat online dimanapun berada. Aktifitas blog walking, browsing, email, chat, remote, dapat dilakukan dimana saja.
Satu lagi impianku dengan Eee PC, aku berharap dengan laptop yang kecil sekecil Eee PC dengan layar 17" dan berat tidak sampai 1 kg (0.92 kg) akan hampir sama dengan membawa sebuah buku sehingga aktifitas membaca novel ebook berjam-jam akan lebih nyaman.



Setelah menunggu cukup lama rilis ubuntu terbaru, akhirnya ubuntero di seluruh dunia dapat mendownload Gutsy Gibbon pada tanggal 18 Oktober 2007 sekitar pukul 11 UTC atau pukul 18 Waktu Indonesia Barat. Berbekal koneksi yang pas-pasan dari speedy, agenda download ubuntupun segera dimulai. Hampir semalaman proses download dilakukan dan berebut dengan berjuta-juta ubuntero di seluruh dunia, sehingga koneksipun cukup dibuat kembang kempis. baru pada pagi hari berikutnya setelah ketiduran aku bisa bernafas lega karena proses download telah selesai. Segera setelah itu agenda berikutnya adalah burning ke CD trus melakukan instalasi. keinginanku untuk segera pindah menggunakan gutsy adalah tertarik dengan beberapa kemudahan2 yang ditawarkan seperti deteksi printer otomatis dan setting dual monitor di laptop.

Next........instalasi dan mencoba feature2 terbaru di Gutsy (:D ingin segera mencoba pidgin)



Get more frame on BlogFrames

Cerita Warnet Linux

Sedikit cerita nih,
Aku punya warnet (warnet patungan) di Semarang. Kita sempat kalang kabut ketika terjadi isu sweeping warnet pada sekitar awal tahun 2005, cukup susah bagi kita untuk memilih menggunakan windows legal mengingat kondisi keuangan kita. Akhirnya kita sepakat pada sekitar bulan Juni 2005 (kalo gak salah), kita migrasi ke linux. Dengan tanpa basis pengetahuan yang cukup tentang linux, kita nekat untuk migrasi ke linux. Satu tekad kita waktu itu adalah "Learning by doing". Bulan-bulan awal migrasi, kita mengalami masa yang paling sulit. Dari segi teknis kita belum mampu membuat linux yang cukup nyaman, bahkan bisa dibilang sangat kacau. Perlu diketahui bahwa waktu itu kita adalah yang pertama di Kota Semarang yang memakai linux di warnet. Jadi bisa dibayangkan bahwa waktu itu kita sama sekali tidak ada tempat untuk bertanya, jadi mau tidak mau kita harus belajar sendiri. Cukup lama juga kita belajar tentang linux, membuat linux menjadi lebih nyaman digunakan dan yang lebih penting melakukan edukasi kepada user.
Ditengah perjalanan ternyata muncul juga konflik internal antar pemilik modal. Mungkin karena melihat kondisi warnet yang belum juga segera pulih setelah memutuskan migrasi ke linux. Namun karena sebagian besar pemilik modal adalah anak muda yang masih mempunyai idealisme cukup tinggi, akhirnya kita tetap bertekad untuk tidak menyerah kembali memakai windows. Kita juga sempat melihat beberapa warnet (mungkin juga banyak) yang beralih ke linux namun tidak lama beralih ke windows kembali.
Berbagai macam distro juga sudah pernah kita pakai, mulai dari Red Hat 9, Fedora core, Xandros, Knoppix, Kanotix, ubuntu, dll. Selama memakai berbagai distro tersebut kita juga menilai keunggulan dan kelemahan masing-masing, terutama untuk digunakan di warnet. Waktu itu aku cukup senang dengan performa Ubuntu Hoary, sehingga cukup lama juga aku memakai distro ini di warnet. Tapi tidak jarang juga aku mencoba distro lain karena masih menginginkan yang lebih baik.
Awal tahun 2006 kita sudah mulai dapat melakukan recovery, sedikit demi sedikit kita mulai lagi memperoleh kepercayaan dari pengguna internet. Tanpa kita sadari ternyata segmen user kita juga mengalami sedikit perubahan. Platform linux yang kurang mendukung format multimedia kebanyakan (mp3, mpeg, dll) ternyata membawa pengaruh "positif". user warnet yang bertujuan berlama-lama di warnet untuk sekedar melihat video porno dengan sendirinya akan menyingkir, apalagi kebanyakan dari user jenis ini akan parno begitu melihat linux. Dampaknya kita lebih dikenal sebagai warnet yang bersih, selain bersih dari virus juga bersih dari konten negatif (meskipun masih ada juga). Salah satu hal yang aku suka dari pergeseran segmen user ini adalah semakin banyak aja kaum hawa yang datang ke warnetku. Umumnya mereka adalah pelajar SMA dan SMP, jadi kesannya makin cerah aja nih warnet.
Pertengahan tahun 2006, dirilis Ubuntu Dapper. Rasanya tidak sabar untuk segera mencoba rilis terbaru ini. Dan benar juga, ternyata rilis ubuntu Dapper ini membuat aku lebih mantap memakai Ubuntu sebagai basis OS yang aku pakai di warnetku. Mulai pertengahan tahun tersebut aku juga mulai menargetkan untuk tiap bulan dapat mengganti komputer klien dengan komputer baru, karena linux khususnya openoffice memerlukan memori yang cukup besar agar dapat berjalan lebih nyaman. Saat ini sudah hampir semua komputer merupakan komputer baru, dan target selanjutnya adalah mengganti monitor CRT dengan LCD.
Khusus untuk pengguna yang kebanyakan kaum hawa ini aku juga terkadang agak sedikit heran, karena kalo dari tampang warnet kami tidak ada yang mengesankan feminim bahkan karena dari owner, pengelola sampai operator tidak ada perempuannya kadang malah warnet terlihat semrawut.


Setelah sekitar 2 hari persiapan komputer yang akan digunakan untuk billing, akhirnya semua berjalan dengan baik. Kendala-kendala yang ada umumnya seputar pengenalan hardware khususnya printer canon pixma iP1600 yang memang belum disupport baik oleh linux (CUPS).

Langkah awal persiapan komputer billing adalah melakukan instalasi ubuntu linux. Ternyata dengan spek komputer yang cukup baik (P4, ram 1G), instalasi berjalan cukup cepat tidak sampai setengah jam. Ubuntu yang aku pake adalah Ubuntu versi 6.06 Dapper Drake, karena sampai saat ini aku sudah cukup nyaman dan familiar dengan Ubuntu versi tersebut.

Langkah kedua setelah instalasi adalah melakukan berbagai konfigurasi Ubuntu agar siap digunakan sebagai billing warnet. Konfigurasi dimulai dengan mengoprek printer canon pixma ip1600 agar dapat digunakan di Ubuntu. Alhamdulillah setelah cukup lama googling, akhirnya aku menemukan tutorial yang cukup bagus di https://help.ubuntu.com/community/HardwareSupportComponentsPrinters/CanonPrinters/CanonPixmaIP2200. kendala selanjutnya adalah mengusahakan printer dapat dicetak melalui jaringan. kendala ini dapat diatasi dengan memodifikasi file smb.conf dengan mengenable sharing printer. Untuk hardware lainnya seperti scanner canon lide, printer hp 3920 dapat berjalan dengan cukup baik di Ubuntu.
Konfigurasi berikutnya adalah instalasi billing. Instalasi billing ini cukup mudah, hanya terkadang bermasalah dengan koneksi ke database yang menggunakan mysql. tapi secara umum dapat berjalan dengan baik.

Langkah terakhir dari persiapan komputer billing adalah melakukan kustomisasi tampilan agar terlihat cantik dan mudah. Untuk kustomisasi ini aku melakukan mount semua komputer klien yang terdapat di jaringan melalui ssh agar dapat melakukan sharing file lebih mudah dari dan ke komputer billing. Aku juga menambahkan program gDesklets untuk membuat tampilan Ubuntu menjadi semakin cantik.

Jadilah tampilan komputer billing seperti gambar tersebut,

Again : Hoax Friendster

Again......???
dah lama banget gak pernah buka friendster, eh sekalinya buka kirain banyak "new message" ternyata yang masuk cuma "Hoax". Padahal hoax di friendster ini dah jadul banget, kalo gak salah taun lalu aku dah pernah dapet hoax yang seperti ini.

> > > > > FRIENDSTER IS CLOSING SOON!!!!!
> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > from Mr. Allen Smith (Manager of Friendster)
> > > > > Friendster system is getting too crowded!! We need you to forward this to at least 20 people. I know this seems like a large number, but we need to find out who is really using their account. If you do not send this to at least 10 Friendster members, we will delete your account.
> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > WARNING!
> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > We want to find out which users are actually using their Friendster accounts. So if you are using your account, please pass this e-mail to every Friendster user that you can.
> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > IF YOU DO NOT PASS this letter to anyone. we will delete your account. Sorry for this inconvenience.

Jadi heran, masih aja ada orang yang percaya dengan hoax ini. Dari isi kalimatnya aja terdapat inconsistency "
We need you to forward this to at least 20 people. If you do not send this to at least 10 Friendster members,..." pada awal kalimat disebutkan untuk mengirim setidaknya kepada 20 orang, tapi di akhir kalimat disebutkan setidaknya 10 member friendster. Padahal 1 member friendster mewakili 1 orang, jadi kalo dibaca aja dah lucu banget.
dan yang lebih mengherankan, apa bener pihak friendster akan mengirimkan pemberitahuan kepada membernya lewat private message. Kalo didalam message disebutkan alasannya untuk mengetahui aktif tidaknya suatu account, justru ini akan sangat menggelikan. Sebagai member normal aja aku dapat dengan mudah mengetahui account seseorang kapan terakhir kali dibuka dengan melihat fasilitas last loggin. Seharusnya pihak friendster dapat sekali dengan mudah menghapus account yang memang tidak aktif selama rentang waktu tertentu. Aku kira hal ini juga semestinya sudah terdapat dalam "terms of service" nya friendster.

Terakhir, sekedar saran aja kalo di dunia maya yang dinamakan internet ini akan banyak sekali kebohongan2 seperti halnya di dunia nyata. Justru di internet ini, kebohongan2 tersebut akan lebih banyak, lebih rapi, dan lebih tidak terlacak. jadi bagi pengguna internet agar dapat melakukan filter sendiri dan tidak gampang percaya dengan berita yang beredar lewat internet. lewat internet ini kita bebas berbicara ("berbohong") karena tidak melalui filtering atau sesuai dengan kode etik jurnalistik.

First Step

Hidup kok merintis.........terus!!! kapan suksesnya...???? :D

Bisa dibilang warnet ini adalah proses awal dari sebuah perjalanan dan pembelajaran untukku dalam berbisnis secara lebih profesional (setidaknya itulah yang ingin aku terapkan).

Selain sebagai pembelajaran dalam berbisnis, disini juga sebagai sarana buatku untuk belajar lebih dalam tentang IT. Hobiku di dunia IT masih bisa lebih kukembangkan disini dan kesempatan rasanya masih akan terbuka lebar. Gak ada lagi tuh istilah berhenti belajar karena terlalu sibuk bekerja. Kerja inilah yang akan menuntutku lebih banyak belajar dan mendalami dunia IT, teknis dan komputer.

Jadi Keep Fight for Success!!

Posted by Picasa

Dasar Katrox !!!! bisa juga terinspirasi oleh "wong ndeso".

Sebenernya dari dulu udah pengen.... banget beli "Laxtop" maklum susah juga kalo kemana-mana mesti bawa PC. Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga pake laptop. Meski dengan spek yang paling minim, cukuplah buat sekedar melayani kebutuhan mobile. Laptop Axioo VL series yang diotaki Intel Celeron M 1,66 MHz rasanya masih mampu buat kerja dan kecanduanku akan eksperimen di komputer terutama untuk ngoprex linux. Meskipun bisa dibilang memiliki fitur yang minim, namun Axioo VL series ini mempunyai keunggulan lain yaitu built in camera yang kualitasnya juga cukup lumayan (bisa untuk ajang fis to fis). Dibanding merek lain yang lebih ternama, Axioo ini mempunyai harga yang relatif lebih murah sehingga cocok untuk pengguna kelas low end seperti saya.

Jadi bisa ngikut Tukul nih, kembali ke laptop............!!!!!
Puas..... Puas........ Puas..........!!!!!!!

Beranda